Selasa, 25 Mei 2021

MDMC/Lazismu Pacitan Distribusikan Al Qur'an Huruf Braille


MDMC/Lazismu Pacitan pasca bencana banjir tahun 2017 silam menerima tidak kurang 8 boks Al Qur'an huruf Braille untuk disalurkan kepada saudara-saudara penyandang disabilitas netra di Kabupaten Pacitan.  Upaya ini dilakukan agar penyandang tunanetra tetap bisa membaca Al Qur'an. Al Qur'an huruf Braille semakin sering digunakan maka titik-titik dari rangkaian kata/kalimat menjadi tidak peka lagi di ujung jari.

Dalam mendistribusikan Al Qur'an huruf Braille ini tidaklah semudah ketika mendistribusikan Al Qur'an sebagaimana umumnya. Di Pacitan memang terdapat penyintas disabilitas netra namun tidak semuanya mampu membaca Al Qur'an dengan huruf Braille. "Beberapa penyintas disabilitas netra pernah kami hubungi juga melalui keluarganya,  di samping itu beberapa SLB yang ada di Pacitan belum ada guru yang mampu mengajarkan baca-tulis Al Qur'an dengan huruf Braille," terang Agus, Ketua MDMC Pacitan (25/05).

Tim MDMC/Lazismu Pacitan cukup selektif untuk menyalurkan Al Qur'an huruf Braille ini dengan melalui asesmen untuk meyakinkan bahwa penerima benar-benar membutuhkan dan bisa membaca Al Qur'an huruf Braille.

Melalui "woro-woro" di beberapa grup media sosial akhirnya MDMC/Lazismu Pacitan hanya bisa menyalurkan dua boks (@ 30 juz) Al Qur'an huruf Braille kepada disabilitas netra yang memang bisa membaca Al Qur'an, dan Al Qur'an yang dimiliki titik-titik rangkaian hurufnya sudah tidak peka lagi diraba ujung jari karena sering digunakan. 

Tanggal 27 Juli 2020 adalah Mas Catur (35 tahun) yang bertempat tinggal di lingkungan Slagi Kelurahan Pacitan yang pertama menerima Al Qur'an huruf Braille. Kemudian tanggal 24 Mei 2021, kemarin, Tim MDMC/Lazismu menyerahkan Al Qur'an Braille ini kepada Mas Awi Muchtaza (20 tahun) yang beralamat di Dusun Krajan Desa/Kecamatan Arjosari Pacitan.

Suhardi orang  tua Awi Muchtaza mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada MDMC/Lazismu dan donatur Al Qur'an Braille ini. "Terima kasih semoga berkah atas bantuan Al Qur'an kepada anak  saya, insya Alloh sangat bermanfaat untuk menajamkan lagi hafalannya," ungkap Suhardi. [ambyah]

0 komentar:

Posting Komentar