One Muhammadiyah One Response (OMOR)

Diskusi di Lokasi Bencana Desa Gembuk untuk mematangkan konsep OMOR di Pacitan'

Relawan Muhammadiyah Pacitan

TDRR Tanah Longsor Desa Gembuk Kec. Kebonagung

Dusun Jajar Desa Sempu Kec. Nawangan

Menanam adalah Sedekah

Sarasehan 14 September 2021'

“Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas”

Selasa, 25 Mei 2021

MDMC/Lazismu Pacitan Distribusikan Al Qur'an Huruf Braille


MDMC/Lazismu Pacitan pasca bencana banjir tahun 2017 silam menerima tidak kurang 8 boks Al Qur'an huruf Braille untuk disalurkan kepada saudara-saudara penyandang disabilitas netra di Kabupaten Pacitan.  Upaya ini dilakukan agar penyandang tunanetra tetap bisa membaca Al Qur'an. Al Qur'an huruf Braille semakin sering digunakan maka titik-titik dari rangkaian kata/kalimat menjadi tidak peka lagi di ujung jari.

Dalam mendistribusikan Al Qur'an huruf Braille ini tidaklah semudah ketika mendistribusikan Al Qur'an sebagaimana umumnya. Di Pacitan memang terdapat penyintas disabilitas netra namun tidak semuanya mampu membaca Al Qur'an dengan huruf Braille. "Beberapa penyintas disabilitas netra pernah kami hubungi juga melalui keluarganya,  di samping itu beberapa SLB yang ada di Pacitan belum ada guru yang mampu mengajarkan baca-tulis Al Qur'an dengan huruf Braille," terang Agus, Ketua MDMC Pacitan (25/05).

Tim MDMC/Lazismu Pacitan cukup selektif untuk menyalurkan Al Qur'an huruf Braille ini dengan melalui asesmen untuk meyakinkan bahwa penerima benar-benar membutuhkan dan bisa membaca Al Qur'an huruf Braille.

Melalui "woro-woro" di beberapa grup media sosial akhirnya MDMC/Lazismu Pacitan hanya bisa menyalurkan dua boks (@ 30 juz) Al Qur'an huruf Braille kepada disabilitas netra yang memang bisa membaca Al Qur'an, dan Al Qur'an yang dimiliki titik-titik rangkaian hurufnya sudah tidak peka lagi diraba ujung jari karena sering digunakan. 

Tanggal 27 Juli 2020 adalah Mas Catur (35 tahun) yang bertempat tinggal di lingkungan Slagi Kelurahan Pacitan yang pertama menerima Al Qur'an huruf Braille. Kemudian tanggal 24 Mei 2021, kemarin, Tim MDMC/Lazismu menyerahkan Al Qur'an Braille ini kepada Mas Awi Muchtaza (20 tahun) yang beralamat di Dusun Krajan Desa/Kecamatan Arjosari Pacitan.

Suhardi orang  tua Awi Muchtaza mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada MDMC/Lazismu dan donatur Al Qur'an Braille ini. "Terima kasih semoga berkah atas bantuan Al Qur'an kepada anak  saya, insya Alloh sangat bermanfaat untuk menajamkan lagi hafalannya," ungkap Suhardi. [ambyah]

Minggu, 16 Mei 2021

MDMC dan Lazismu Kalimantan Selatan respon banjir Satui


Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi umat Islam setelah menunaikan ibadah puasa sebulan penuh. Layaknya sebuah kemenangan, hari besar ini dirayakan dengan penuh suka cita bersama keluarga. Namun tidak dengan saudara-saudara kita di Kabupaten Tanah Bumbu, tepatnya di Kecamatan Satui.

Pada hari yang fitri tersebut, mereka harus mengungsi akibat debit air Sungai Satui di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan meluap pada Kamis pagi (13/5), pukul 06.00 WITA, yang diawali hujan dengan intensitas tinggi. Akibatnya, enam desa di Kecamatan Satui yaitu Desa Sinar Bulan, Desa Satu Barat, Jombang, Satui Timur, Sungai Danau, dan Sejahtera Mulia harus tergenang air setinggi 100 cm hingga 150 cm.

Muhammadiyah Kalimantan Selatan melalui Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) langsung bergerak merespon kejadian tersebut. Di bawah koordinasi Divisi Tanggap Darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (TDRR) yang dipimpin oleh Miftah Farih, MDMC Wilayah Kalimantan Selatan melakukan kaji cepat terhadap dampak banjir tersebut untuk mendapatkan data-data guna membuat rencana aksi penanggulangan banjir. Dengan dukungan dari Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan, diputuskan untuk memberikan bantuan kepada warga berupa layanan dapur umum dan dapat diperluas berdasarkan situasi di lapangan.

Miftah Farih menyampaikan bahwa tim TDRR MDMC Kalimantan Selatan melakukan kaji cepat pada Jum’at (14/5) melalui relawan yang berada di lokasi. “Kami melakukan koordinasi bersama relawan yang ada di lokasi pada Jum’at untuk mengumpulkan data yang akan dipakai untuk mengambil keputusan terkait rencana aksi,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa tim asistensi MDMC Wilayah Kalimantan Selatan berangkat pada Jum’at malam dengan membawa dukungan logistik dan peralatan. “Untuk mendukung aksi relawan di lapangan, kami (MDMC Wilayah Kalimantan Selatan) berangkat dari Banjarmasin pada Jum’at malam ke Kantor Layanan Lazismu Kintap untuk melakukan koordinasi dan membawa dukungan logistik, peralatan, serta mobil taktis dari Kantor Layanan Lazismu Al Ummah Banjarmasin,” tambahnya.

Lokasi Kantor Layanan Lazismu Kintap dipilih karena berdekatan dengan lokasi banjir yang ada di Kecamatan Satui.

Sementara itu, Abdullah Sani selaku Manajer Pengembangan Program, Fundraising, dan Kerjasama Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan yang turut serta meninjau lokasi banjir menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan kepada MDMC dalam tugas kemanusiaan ini. “Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan memberikan dukungan dengan mengirimkan bantuan logistik maupun peralatan yang ada di gudang Lazismu. Bantuan ini seperti perahu karet lengkap dengan life jacket, peralatan dapur umum, serta logistik yang kami siapkan seperti beras, gula, telur, dan minyak goreng,” terangnya. Ia juga berharap agar para donatur dapat menyalurkan bantuan melalui Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan.

“Meskipun Ramadhan telah lewat, kami berharap agar donatur tetap berbagi kepada saudara-saudara kita yang terdampak banjir pada hari Idul Fitri ini dengan berdonasi melalui Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan guna mendukung kegiatan di lapangan,” harapnya.

Relawan MDMC

MDMC Wilayah Kalimantan Selatan mengerahkan potensi relawan dari kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tanah Bumbu, seperti Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Laut. MDMC Kabupaten Kotabaru akan mengerahkan 3 orang relawan dengan kompetensi dapur umum beserta peralatan dapur umum dan dari Kabupaten Tanah Laut mengerahkan 10 orang relawan. Sementara itu dari Kabupaten Tanah Bumbu sendiri mengerahkan 10 orang relawan untuk mendukung operasi penanggulangan bencana banjir tersebut.

Seperti dilaporkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir yang melanda enam desa di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu telah berdampak kepada ± 2.126 KK atau sebanyak 5.308 jiwa. 58 KK atau 207 jiwa harus mengungsi pada 2 titik pengungsian yaitu SMPN 4 Satui Desa Sinar Bulan dan Gedung Majelis Ta’Lim Desa Sungai Danau. Selain merendam ± 2.126 unit rumah terdampak, banjir juga mengakibatkan ± 55 Ha lahan pertanian siap panen turut terdampak. (Bon)



Sumber : https://menara62.com/mdmc-dan-lazismu-kalimantan-selatan-respon-banjir-satui/

Israel Semakin Beringas, Muhammadiyah: PBB dan Dunia Internasional Jangan Tinggal Diam

 

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyuarakan agar PBB dan dunia Internasional jangan tinggal diam atas perlakuan Israel terhadap rakyat Palestina yang semakin kejam.

Serangan brutal dan membabi buta yang terus dilakukan Israel di Jalur Gaza telah menewaskan setidaknya 53 orang termasuk 14 anak-anak, serta lebih dari 300 lainnya terluka dari warga Palestina.

Kekejaman Israel tersebut akan semakin meningkatkan eskalasi konflik bersenjata dan kekacauan yang kian meluas di kawasan-kawasan tersebut.

Kondisi tidak menentu ini sudah berlangsung lebih sebulan dan berpeluang menambah bara konflik Israel dan Palestina yang berkepanjangan, sumber utamanya ialah keserakahan dan kebrutalan Israel yang sampai sekarang tidak pernah memperoleh kendali dan hukuman dari dunia internasional.

Sejak pendudukan dan berdirinya negara Israel tahun 1948 di kawasan Yerusalem sebagai wilayah Palestina dan negeri tiga agama yaitu Islam, Kristen, dan Yahudi jazirah ini tidak pernah sepi dari prahara perang, kekerasan, dan konflik berkepanjangan.

Kini Israel dengan ambisi politik ekspansionisnya yang berkepanjangan terus ingin memperluas kawasan kekuasaannya, yang menjadi sumber berbagai masalah di wilayah dan negara Palestina.

Dunia internasional jangan diam dan harus mengambil langkah tegas. Selama negara-negara yang tergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak mengambil langkah maka Israel akan terus sewenang-wenang.

Karena itu dunia internasional khususnya PBB dan semua negara di dunia internasional yang cinta kemerdekaan abadi hendaknya bertindak tegas terhadap segala bentuk kesewenang-wenangan Israel, serta tidak boleh melindunginya.

Hentikan segala bentuk kekerasan, kekejaman, tindakan pengusiran, dan genosida Israel terhadap bangsa Palestina.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengapresiasi sikap tegas Indonesia dalam membela Palestina dan mengutuk tindakan brutal Israel.

Karena itu kami harapkan Indonesia terus mengambil prakarsa aktif dalam mendorong dunia internasional khususnya negara-negara Arab dan PBB agar bertindak tegas memberi sanksi terhadap Israel, serta menghentikan ekspansi dan kekejaman Israel terhadap bangsa dan negara Palestina.

Muhammadiyah dan rakyat Indonesia senantiasa membela dan mendukung sepenuhnya perjuangan rakyat Palestina demi tegaknya kedaulatan negara Palestina yang bebas dari segala bentuk kesewenang-wenangan Israel.

Muhammadiyah juga mengutuk keras serangan Israel yang penuh kekejaman dan nafsu ekspansi neokolonialisme. Di era dunia modern abad ini semestinya tidak ada lagi pihak yang bertindak sewenang-wenang terhadap pihak lain atasnama apapun.

Praktik penjajahan dan penindasan sudah harus dikubur dalam-dalam di era dunia modern yang menjunjung tinggi kemerdekaan, kebebesan, dan hak dasar manusia untuk hidup di bumi ciptaan Tuhan.

Dunia modern semestinya menciptakan kemerdekaan dan perdamaian abadi untuk semua bangsa di muka bumi demi terciptanya peradaban umat manusia yang hidup bersama secara bermartabat dan berdaulat.

Seluruh dunia yang prodemokrasi, HAM, serta anti kekerasan dan peperangan mesti bangkit bersama menghentikan segala bentuk ekspansi dan serangan bersenjata oleh satu negara atau pihak terhadap negara dan pihak lain yang berhak untuk kebebasan,dan perdamaian di muka bumi. (Riz)


Sumber : https://suaramuhammadiyah.id/2021/05/16/israel-semakin-beringas-muhammadiyah-pbb-dan-dunia-internasional-jangan-tinggal-diam/

Rabu, 12 Mei 2021

Pesan Haedar Nashir di Hari Raya Idul Fitri

  


Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengungkapkan harapan besar di momen hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Haedar Nashir Berpesan Idul Fitri semakin menguatkan simpul-simpul persaudaraan melalui silaturahmi antar sesama muslim dan seluruh komponen bangsa. Rasa persaudaraan yang otentik akan tumbuh mekar bila dilandasi dengan semangat ukhuwah.

“Dengan idul fitri kami berharap kita dapat mengembangkan nilai-nilai luhur keagamaan yang membawa pada kebaikan, perdamaian, toleransi, dan kemajuan peradaban hidup masyarakat dan bangsa Indonesia,” kata Haedar Nashir pada Rabu (12/05/2021).

dul Fitri merupakan momen seseorang untuk melepaskan segala bentuk kesenangan duniawi yang semu sekaligus melebur ke dalam jaringan sosial yang penuh semangat perdamaian dan egaliter. Kita saling memaafkan dan menghargai sesama manusia yang pada dasarnya adalah baik.

“Idul fitri momentum rohani untuk pencerahan diri yang dilandasi dengan nilai-nilai ilahi dalam wujud iman dan takwa serta menebar ihsan yang melamapui kemanusiaan. Saya ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan taqaballahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” tutur Haedar.

Haedar berdoa semoga setelah hari raya Idul Fitri, Allah Swt melimpahkan berkah, rahmat dan karunia sehingga kaum muslimin senantiasa hidup rukun bersatu dan memiliki kebersamaan untuk menebar kasih sayang, perdamaian, dan kemajuan peradaban bangsa yang lebih baik. (ppmuh/riz).


Sumber : https://suaramuhammadiyah.id/2021/05/12/pesan-haedar-nashir-di-hari-raya-idul-fitri/