Jumat, 05 Maret 2021

SIARAN PERS MDMC INDONESIA : Muhammadiyah Kalimantan Timur Bantu Bangun Huntap Di Hulu Sungai Tengah

 


Balikpapan - Kalimantan Timur. Muhammadiyah Kalimantan Timur mengirimkan bantuan material untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir di Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan, Selasa (03/03/2021) melalui Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Pengiriman bantuan ini menggunakan jalur darat dan ditempuh selama 8 jam perjalanan.

Material yang dikirmkan berupa balok kayu ulin, papan dinding, kusen, kaca, pintu dan seng sebanyak satu truk. Semua material tersebut nantinya akan digunakan untuk membangun 2 unit huntap tahap satu di Desa Patikalain. Tidak hanya material, dikirimkan juga 12 orang tenaga relawan, 6 orang diantaranya adalah tukang profesional untuk membantu pembuatan huntap.

Rahiman, Ketua Pos Koordinasi relawan Muhammadiyah Kalimantan Timur menyampaikan dalam respon tanggap darurat banjir Kalimantan Selatan, pihaknya mendukung penuh respon yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah Kalimantan Selatan di Barabai, ibukota Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebagai kawasan yang terdampak paling parah.

“Pengiriman material untuk huntap ini kegiatan dukungan lanjutan dari respon yang sudah kami lakukan sejak 11 Januari 2020, hari ketiga pasca terjadinya banjir. Dukungan yang lain berupa pengiriman tim assesment di awal pasca bencana, pembukaan dapur umum, pengiriman tim SAR dan tim medis,” katanya.

Selain itu Rahiman menambahkan, juga dikirim relawan umum. “Mereka dikirim untuk membantu pembangunan jembatan darurat, pembersihan fasilitas umum, pembersihan dan perbaikan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta bantuan perbaikan rumah warga. Di Kalsel mereka bekerja bersama relawan Muhammadiyah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Sampai penutupan tanggap darurat banjir Kalimantan Selatan, tanggal 17 Februari 2021 lalu Rahiman mengatakan pihaknya sudah mengiri total 142 orang relawan.

“Pasca penutupan tanggap darurat kami mengirimkan tim assesement lagi dan dari hasil rekomendasi mereka, kami melaksanakan tiga program lanjutan di masa pemulihan,” ungkapnya.

Tiga program itu kata Rahiman adalah rehabilitasi dan rekonstruksi yaitu membangun 4 unit hunian tetap di Desa Patikalain dengan anggaran per unit 30 juta. Kemudian program psikososial yaitu pembinaan dan pemberian bantuan schoolkit untuk anak-anak pelajar Desa Patikalain dan Papagaran berjumlah 150 paket. Yang terakhir program program pengiriman dai untuk pendampingan spiritual warga.

“Semua kegiatan dukungan respon ini bisa terselenggara dengan baik karena dukungan dari berbagai pihak yaitu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltim beserta Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) di Kaltim, Lazismu Wilayah Kaltim beserta lazismu daerahnya, para relawan Muhammadiyah dari berbagai unsur dan sumbangsih para donatur. Kepada semua pihak tersebut, kami ucapkan banyak terima kasih,” pungkasnya.

Sementara itu Chairil Anam, anggota Divisi Tanggap Darurat dan Rehabilitasi Rekonstruksi (TDRR) MDMC Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang sedang melaksanakan peninjauan terhadap giat respon Muhammadiyah di Kalimantan Selatan ikut serta menyaksikan pemberangkatan material pembangunan huntap tersebut.

Dalam kesempatan itu Chairil Anam menyampaikan apresiasi atas dukungan Muhammadiyah Kalimantan Timur untuk respon di Kalimantan Selatan, “Saya sampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah Kalimantan Timur yang sudah mendukung respon di banjir Kalsel khususnya di Hulu Sungai Tengah. Muhammadiyah Kalimantan Timur sudah membuktikan diri sebagai daerah penyangga untuk respon bencana di kawasan Indonesia Timur,” katanya. (Tim Media MDMC).

Yogyakarta, 4 Maret 2021


Arif Jamali
Wakil Ketua MDMC PP Muhammadiyah





0 komentar:

Posting Komentar