Jumat, 08 Januari 2021

Perangi Virusnya Bukan Orangnya

Quote “Perangi Virusnya, Bukan Orangnya”, sangat populer pada awal merebaknya COVID-19 sekitar bulan Maret – April 2020. Di mana pada saat itu persepsi sebagian anggota masyarakat yang tidak tepat terhadap seseorang yang dinyatakan positif terpapar COVID-19 juga terhadap anggota keluarga lain, dalam banyak kasus dijauhi dan dimusuhi oleh sebagian warga sekitarnya. Termasuk kasus blokade akses jalan masuk ke rumah warga yang berstatus ODP Puskesmas, dan juga perlakuan lain yang tidak manusiawi. Tentu quote tersebut memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas bahwa hendaknya menjauhi virus dengan mematuhi protokol kesehatan untuk pengurangan risiko terpapar COVID-19 sedangkan ikatan sosial kemasyarakatan dan kekeluargaan tetap berlangsung.


Quote “Perangi virusnya, bukan orangnya”, pada hari ini Jum’at (08/01/2021) secara nyata dilaksanakan oleh Relawan Muhammadiyah Pacitan. Sesuai dengan kelanjutan kegiatan kemarin Kamis (07/01) pelaksanaan penyemprotan disinfektan di RT 3 Dusun Bowongan Desa Arjowinangun Pacitan, hari ini dilakukan penyemprotan disinfektan ke suluruh rumah warga dan fasilitas umum yang ada sesuai arahan dan petunjuk dari Ketua RT 3 Dusun Bowongan – Azis Purnomo.  

Lebih dari 2 jam Tim MDMC-Lazismu melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan. Sebelum meninggalkan lokasi penyemprotan Nurul Hadi Mustofa – Koordinator Kegiatan, ketika dialog dengan Ketua RT dan relawan lain, bahwa penyemprotan disinfektan yang dilakukan bisa jadi hanya formalitas saja. Lebih jauh Mustofa menyatakan, “Hal terpenting untuk memerangi COVID-19 adalah kepatuhan dan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan.”   Atas pernyataan Mustofa ini Azis Purnomo mengatakan, “Atas nama warga mengucapkan terima kasih atas kepedulian Relawan Muhammadiyah untuk bersama-sama memerangi COVID-19, semoga kita semua bersabar bahwa pandemi belum berakhir, dengan penuh kesadaran untuk mengurangi risikonya”.


Di tempat terpisah, di RT 03  RW 02 Dusun Siwalan Desa Ponggok Kec. Pacitan terdapat aktifitas lain dari Relawan Muhammadiyah yang berbeda dengan yang dilaksanakan di Desa Arjowinangun. Adalah Wanthoyib (anggota KOKAM) menyerahkan paket sembako kepada warga Dusun Siwalan Desa Ponggok yang melaksanakan isolasi mandiri karena ada anggota keluarganya yang terpapar positif COVID-19. Karena melaksanakan isolasi ini tiga keluarga (9 jiwa) ini sempat  mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. 

Atas kejadian tersebut di bawah koordinasi  Lazismu diserahkan paket sembako untuk ketiga keluarga tersebut. “Semoga apa yang diberikan Lazismu ini memberikan motivasi kepada warga lain dan pihak lain kepada warga yang membutuhkan di masa pandemi COVID-19,” demikian kata Wanthoyib saat bertemu dengan Minhatul Haniah – Pengurus Lazismu Pacitan.

Kegiatan sosial kemasyarakatan yang bermanfaat secara nyata dan fakta dilakukan oleh Relawan Muhammadiyah Pacitan melalui MDMC-Lazismu pada hari ini. Selama pandemi ini belum berakhir quote : "perangi virusnya, bukan orangnya" tetap relevan untuk dilaksanakan.

Aksi bersama untuk sesama. 


[ambyah]


2 komentar: