Senin, 25 Januari 2021

MDMC dan Karang Taruna Peduli Lahan Kritis

 

Di balik keindahan alam dan keaneka ragaman hayati yang ada di sekitar kita, menyimpan potensi akan adanya ancaman bencana alam. Terlebih, bila musim hujan tiba. Dalam siklus kebencanaan saat-saat “aman” tidak adanya bencana adalah saat kesiapsiagaan dan mitigasi. Kegiatan kesiapsiagaan dan mitigasi dilaksanakan oleh semua pihak dalam upaya mengurangi risiko akan adanya ancaman bencana  yang ada.


Diiringi cuaca yang redup pada hari Ahad (24/01/2021) di Dusun Turusan Desa Nglaran Kec. Tulakan terdapat kegiatan bersama antara MDMC – Lazismu Pacitan dan Karang Taruna Sidoluhur Unit Kerja Stidar Sakti yaitu penanaman pohon aren di tanah desa yang berada di RT 03 RW 12 Dusun Turusan. Didasari akan pentingnya reboisasi dan konservasi di lahan kritis inilah dilakukan upaya penanaman pohon aren. Adalah pilihan yang tepat dengan memilih aren sebagai jenis tanaman yang dipilih.

Di desa Nglaran hampir setiap pohon kelapa diambil niranya sebagai bahan pembuatan gula, dan memang desa ini adalah salah satu penghasil gula kelapa yang potensial. Pohon aren juga merupakan jenis pohon yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai penghasil gula. Dengan demikian secara ekonomi pohon aren ini cukup prospektif jika dikembangkan, Apalagi saat sekaran ini gula aren juga semakin langka di pasaran.

“Pohon aren dapat dimanfaatkan sebagai konservasi lahan kosong/kritis juga menghasilkan komoditi yang mempunyai nilai ekonomi  jika dikembangkan,”  ungkap Agus Hadi Prabowo, Ketua MDMC Pacitan saat memberi pengantar sebelum dimulainya kegiatan. Agus juga menambahkan, “Manfaat Pohon aren ini hampir-hampir mirip pohon kelapa. Harapan orang menanam adalah memanen, adik-adik anggota Karang Taruna bagus juga mulai sekarang memikirkan masa depan dengan menanam dan merawat pohon yang memiliki nilai ekonomi ini sehingga pada saatnya nanti memberikan manfaat sekaligus upaya untuk konservasi lahan di lingkungannya.”

Tidak kurang dari 50 orang anggota Unit Kerja Stidar Sakti Desa Nglaran Kec. Tulakan dan Relawan Muhammadiyah yang berbaur melakukan penanam pohon ini. Untuk kesempatan ini adalah one man one tree. Karena kondisi cuaca yang huja untuk pekan berikutnya akan dilanjutkan penanaman pohon ini di lokasi yang sama oleh segenap anggota Karang Taruna.

MDMC Pacitan sangat mengapresiasi respon segenap anggota Karang Taruna menyambut kegiatan menanam pohon ini. “Ini adalah upaya kegiatan mitigasi kebencanaan sederhana  yang bisa dilakukan yaitu menanam pohon. Secara tidak langsung kegiatan ini sebagai kegiatan pengurangan risiko bencana,” pungkas Agus. [ambyah]

 


0 komentar:

Posting Komentar