Senin, 11 Mei 2020

Warga Yang Isolasi Mandiri Sasaran MIM Sooka

Adalah Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Sooka yang beralamat di Dusun Kedung Menjangan Desa Sooka Kec. Punung Kab. Pacitan menyelenggarakan peduli dampak Covid-19. Kegiatan berlangsung secara tertib dengan prinsip physical distancing dan social distancing) yang diarahkan oleh Nur Rodli sebagai Kepala MIM Sooka Punung.



Dampak pandemik Covid-19  dirasakan cukup  berat bagi masyarakat secara luas. Banyak diantara mereka yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. “Ketersediaan kebutuhan pokok dalam sebuah rumah tangga tentu amat membantu terlebih lagi dalam kondisi bulan Ramadhan ini.” kata Nur Rodli di sela-sela mengatur guru dalam menyiap distribusi sembako ke masyarakat (Senin, 11/05/2020).

Hal itulah yang menjadi dasar pemikiran program  dan kegiatan ini dilaksanakan, dengan thema MIM Sooka Menghalau Bencana Menjemput Bahagia. Rasa kepedulian pada akhirnya diwujudkan dengan menyalurkan bahan pangan pokok (sembako) kepada masyarakat yang terkena dampak Covid 19 terutama untuk fakir miskin juga warga kurang mampu di sekitar madrasah atau di sekitar rumah guru MIM Sooka Punung.

Nur Rodli menyebutkan, bantuan  yang diberikan kepada fakir miskin sekitar madrasah dan masyarakat yang terkena dampak langsung dari musibah COVID-19 dalam bentuk sembako sebanyak 100 paket. Setiap paketnya berisi beras, minyak goreng, dan mie instan. “Paket sembako ini juga kami sampaikan kepada dua warga yang melaksanakan isolasi mandiri  karena sebelumnya berasal dari Jakarta, sebagai bentuk dukungan moril kami karena secara sukarela untuk berusaha memutus rantai penyebaran COVID-19,” tuturnya.

“Sebagai lembaga pendidikan Islami berlatar belakang Muhammadiyah, kegiatan beramal, bersedekah dan menyantuni fakir miskin dan orang lain pada saat terkena musibah merupakan bagian kegiatan pembelajaran di MIM Sooka, baik bagi kami guru maupun siswa,” kata Nur Rodli. [ahp-mdmc]

0 komentar:

Posting Komentar