One Muhammadiyah One Response (OMOR)

Diskusi di Lokasi Bencana Desa Gembuk untuk mematangkan konsep OMOR di Pacitan'

Relawan Muhammadiyah Pacitan

TDRR Tanah Longsor Desa Gembuk Kec. Kebonagung

Dusun Jajar Desa Sempu Kec. Nawangan

Menanam adalah Sedekah

Sarasehan 14 September 2021'

“Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas”

Senin, 11 Mei 2020

Warga Yang Isolasi Mandiri Sasaran MIM Sooka

Adalah Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Sooka yang beralamat di Dusun Kedung Menjangan Desa Sooka Kec. Punung Kab. Pacitan menyelenggarakan peduli dampak Covid-19. Kegiatan berlangsung secara tertib dengan prinsip physical distancing dan social distancing) yang diarahkan oleh Nur Rodli sebagai Kepala MIM Sooka Punung.



Dampak pandemik Covid-19  dirasakan cukup  berat bagi masyarakat secara luas. Banyak diantara mereka yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. “Ketersediaan kebutuhan pokok dalam sebuah rumah tangga tentu amat membantu terlebih lagi dalam kondisi bulan Ramadhan ini.” kata Nur Rodli di sela-sela mengatur guru dalam menyiap distribusi sembako ke masyarakat (Senin, 11/05/2020).

Hal itulah yang menjadi dasar pemikiran program  dan kegiatan ini dilaksanakan, dengan thema MIM Sooka Menghalau Bencana Menjemput Bahagia. Rasa kepedulian pada akhirnya diwujudkan dengan menyalurkan bahan pangan pokok (sembako) kepada masyarakat yang terkena dampak Covid 19 terutama untuk fakir miskin juga warga kurang mampu di sekitar madrasah atau di sekitar rumah guru MIM Sooka Punung.

Nur Rodli menyebutkan, bantuan  yang diberikan kepada fakir miskin sekitar madrasah dan masyarakat yang terkena dampak langsung dari musibah COVID-19 dalam bentuk sembako sebanyak 100 paket. Setiap paketnya berisi beras, minyak goreng, dan mie instan. “Paket sembako ini juga kami sampaikan kepada dua warga yang melaksanakan isolasi mandiri  karena sebelumnya berasal dari Jakarta, sebagai bentuk dukungan moril kami karena secara sukarela untuk berusaha memutus rantai penyebaran COVID-19,” tuturnya.

“Sebagai lembaga pendidikan Islami berlatar belakang Muhammadiyah, kegiatan beramal, bersedekah dan menyantuni fakir miskin dan orang lain pada saat terkena musibah merupakan bagian kegiatan pembelajaran di MIM Sooka, baik bagi kami guru maupun siswa,” kata Nur Rodli. [ahp-mdmc]

Warung Gratis Respon Untuk Dampak COVID-19




Pimpinan Cabang Aisyiyah Pringkuku Daerah Pacitan mempunyai cara yang sangat mulia dalam membantu sesame dalam suasana pendemik COVID-19. Setiap hari sejak hari Senin tanggal 11 Maret  ini sampai hari Jumat tanggal 18 Maret 2020 dengan mengambil tempat bergilir di tempat pengurus PCA Pringkuku.

Ketua PC Aisyiyah Pringkuku Sri Hayati mengatakan, “Kegiatan warung gratis ini selain membantu warga masyarakat yang membutuhkan juga dimaksudkan untuk mempererat silaturahmi antar pengurus PCA, dan juga sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan dalam masa pendemik COVID-19”. Ditambahkan oleh Sri Hayati bahwa kegiatan ini bersumberkan dari dana infaq kegiatan rutin anggota yang setiap minggu mengadakan kegiatan pengajian dan pertemuan organisasi.



Beberapa barang dijajakan di warung gratis ini, terutama kebutuhan pokok sehari-hari paket beras, mi-instan, sayur mayur, lauk pauk dan minyak goreng. Masyarakat sekitar sangat antusias menyambut adanya warung gratis ini, biarpun tidak selengkap yang ada di pasar dan warung “beneran”. Setidaknya ini sangat membantu bagi warga yang benar-benar mengalami kesulitan di saat wabah pendemik ini.

Salah satu warga Hadi Soviin mengatakan, “Sebuah kreasi dan kegiatan yang bagus untuk sesama yang kesulitan”. Menurut pengamatan Hadi Soviin biarpun gratis tidak ada warga yang berusaha memborong semua yang ada, tetapi mengambil sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan keluarga.



“Kami berharap kegiatan ini dapat berlangsung selama adanya pendemik COVID-19 yang berdampak pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat luas. Kami Pimpinan Cabang Aisyiyah Pringkuku membuka diri untuk menerima infaq dan shadaqoh untuk kami sampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Sri Hayati. [ahp-mdmc]


Jumat, 08 Mei 2020

Lazismu Bergerak di Zona Merah

Di tengah pendemik virus corona yang sedang menerpa, pada hari ke-9 isolasi mandiri warga Desa Kembang Kec. Pacitan tanggal 15 Ramadhan 1441 H (8 Mei 2020), Lazismu  Pacitan berbagi kebutuhan alat/bahan kebersihan berupa sabun mandi, shampo, pasta gigi dan sabun pencuci piring kepada 66 KK warga Desa Kembang yang melakukan isolasi sebagai usaha yang sungguh memutus rantai penyebaran COVID-19. Karenanya diberbagai media lokal Desa Kembang disebut sebagai Zona Merah, karena beberapa penderita COVID-19 ditemukan di desa ini.

Ketua Lazismu  Pacitan, Moh. Isa Anshori didampingi pengurus lain mengungkapkan Lazismu Pacitan sudah mendistribusikan tidak kurang 250 paket sembako untuk tahap awal, paket ini telah dibagikan kepada ketua Cabang Muhammadiyah dan Aisyiah se- Pacitan untuk dibagikan kepada masyarakat Pacitan dan warga Muhammadiyah yang terdampak, sudah didistribudikan sejak sebelum Ramadhan yang lalu. 

Terkait dengan kegiatan hari ini di Desa Kembang Moh. Isa Anshori menyatakan,"Ada alasan mendasar mengapa kami mendistribusikan alat kebersihan pribadi dan rumah tangga, yakni ini adalah hasil asesmen kami dengan koordinasi sebelumnya dengan pihak Pemerintah Desa. Kebutuhan masyarakat yang diisolasi ternyata tidak hanya sembako, tetapi kebutuhan lain tetap diperlukan." 

Dalam kesempatan serah terima bantuan Kepala Desa Kembang - Sahudi juga dihadapan petugas piket Posko dari unsur TNI, Polri, BPBD dan relawan, Sahudi mengatakan,"Terima kasih atas upaya dan usaha dari Lazismu Pacitan untuk membantu warga kami. Saya dan warga Desa Kembang tidak asing lagi dengan MDMC dan Lazismu yang sudah membantu kami pada saat banjir 2017 lalu. Sekali lagi terima kasih atas bantuan yang diberikan." Dan memang benar pada masa tanggap darurat bencana banjir tahun 2017 Desa Kembang menjadi salah satu sasaran kegiatan MDMC dan Lazismu.   

Sementara itu Minhatul Haniah salah satu penggiat Lazismu yang hadir dalam kesempatan ini menyatakan, "Kita Lazismu  Pacitan akan terus menghimpun dana untuk paket sembako dan kebutuhan masyarakat lain sebagai bentuk aksi bersama penanggulangan Covid-19 dan persoalan sosial umat lain dalam rangka memberi untuk negeri yang kita cintai ini," ujarnya. [AHP-mdmc]